Desa Puntang
Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu - 32
Administrator | 15 Oktober 2024 | 105 Kali Dibaca
Artikel
Administrator
15 Oktober 2024
105 Kali Dibaca
- Sejarah Desa
Konon, Datanglah tiga (3) orang bersaudara yang berasal dari Majalengka, diantara Raden Santri, karena waktu meninggal malamnya mengeluarkan cahaya seperti petromak yang ngeramat, disebut Buyut Kramat. Raden Kelud sebagai pawongan Ki Sukaraja. Dan Ki Sukaraja orang yang dipercaya membawa pusaka raja. Ki Sukaraja dan saudara – saudaranya melaksanakan tapa bratanya, karena itu mereka tetap meneruskan perjalanannya sambil membawa pusaka raja itu. Ketiga orang itu merantau dari desa Sukaraja Jatiwangi, berlayar dengan perahunya menyelusuri kali Dolop atau Boros ke kali Betokan, terus ke kali Cidengirul dan kali pangkalan. Ditempat ini ada pasukan tentara prajurit Mataram yang sedang melawan Belanda, mereka ikut membantu dan Ki Sukaraja sebagai pemimpinya. Ki Sukaraja sebagai pemimpin menyuruh kepada pasukannya bila siang hari menyerbu kompeni Belanda dengan taktik bergerilya, dan kalau malam hari bersembunyi tidur diatas pohon yang rindang, tidur bergantungan dengan sarung dikaitkan seperti halnya binatang Kalong muntang gayot daam bahasa sunda Majalengka dalam menyelamatkan diri, sehingga bila ada kompeni tidak diketahui jejaknya. Demikian seluruh pasukannya diperintahkan. Maka akhirnya tempat ini terkenal disebut tempat Muntang yang lama kelamaan menjadi desa Muntang dan seterusnya sebutan itu berubah lagi menjadi desa Puntang sampai sekarang.
Waktu Ki Sukaraja melakukan Muntang untuk istirahat pusaka raja yang berupa keris, pusak keris karena lelahnya ia lupa pusaka diletakkan dibawah atau tanah, ia lupa akan larangan itu, yang sebenarnya tidak boleh lepas dari tangannya ini malah diletakkan diatas tanah. Karena melanggar perjanjian gurunya pusaka raja mendadak hilang lenyap tanpa krana. Selesai muntang Ki Sukaraja baru ingat melihat pusakanya telah hilang.
- Terbentuknya dan Dinamika Politik Desa Puntang
Dalam Catatan sejarah Desa Puntang semenjak masa Jabatan sesepuh Kampung yang bernama Aringkem yang berdiri pada tahun 1800 beliau menjabat sebagai Pimpinan sampai tahun 1825. Setelah menjabat kurang lebih 25 tahun, Kuwu Aringkem digantikan oleh Kuwu yang baru bernama Kuled beliau menjabat sebagai Kuwu Puntang sejak tahun 1825 sampai dengan tahun 1830.
Setelah menjabat 5 tahun, Kuwu Kuled kemudian digantikan oleh Lesman, beliau menjabat Kuwu dari tahun 1830 sampai dengan 1835. Setelah Kuwu Lesman, Desa Puntang dipimpin oleh Kuwu yang baru bernama Santik. Beliau menjabat selama 5 tahun sama hal nya dengnan masa jabatan Kuwu sebelumnya yaitu dari tahun 1835 sampai dengan 1840. Pada tahun 1840 sampai dengan 1850 Desa Puntang dipimpin oleh Kuwu Arbangi dan dilanjutkan oleh Kuwu Sarmita yang juga menjabat selama 5 tahun, yaitu dari tahun 1850 sampai dengan tahun 1855.
Kemudian pada masa jabatan Kuwu Naya, masa jabatan Kuwu Puntang menjadi 7 tahun yang sebelumnya masa jabatannya hanya 5 tahun, Kuwu Naya menjabat sebagai Kuwu Puntang dari tahun 1855 sampai dengan 1862. Setelah kepemimpinan Kuwu Naya, Desa Puntang dipimpin oleh Kuwu Armita, beliau menjabat dari tahun 1862 sampai dengan 1869 lalu dilanjutkan oleh Kuwu Sangle sejak tahun 1869 sampai dengan 1874.
kemudian pada masa Kuwu Lajiman jabatan Kuwu menajdi 10 tahun. Beliau menjabat dari tahun 1874 sampai dengan 1884. Lalu, dilanjutkan oleh Kuwu Kamad yang menjabat dari tahun 1884 sampai dengan tahun 1891. Setelah Kuwu Kamad, jabatan Kuwu Puntang di pimpin oleh Kuwu Gopa, yaitu dari tahun 1891 sampai dengan tahun 1901.
Kemudian pada tahun 1901 sampai dengan 1908, desa Puntang dipimpin oleh Kuwu Disem. Beliau adalah orang yang pertama menjabat Kuwu Puntang di awal abad 20. Setelah itu, Desa Puntang dipimpin oleh Kuwu yang baru bernama Murni, menjabat dari tahun 1908 sampai dengan tahun 1915. Kemudian dari tahun 1915 sampai 1925 dijabat oleh Kuwu Sarban.
Pada tahun 1925 sampai dengan 1930 Raspan menjabat Kuwu Puntang dan selanjutnya digantikan oleh Kuwu Antalea, menjabat dari tahun 1930 sampai dengan 1933. Pada saat itu, beliau menjabat Kuwu hanya 3 tahun karena meninggal dunia, lalu digantikan oleh Kuwu Sanggur dari 1933 sampai dengan 1943. Setelah menjabat kurang lebih 10 tahun, Kuwu Sanggur digantikan oleh Kuwu Dayat. Beliau menjabat selama 17 tahun, yaitu dari Tahun 1943 sampai dengan tahun 1960.
Setelah kepemimpinan Kuwu Dayat yang menjabat kurang lebih 17 tahun, Desa Puntang dipimpin oleh Kuwu Durajak, beliau menjabat dari tahun 1960 sampai dengan 1962, kemudian digantikan oleh Kuwu Dirman yang menjabat dari tahun 1962 sampai dengan tahun 1969. Kemduian pada Tahun 1969 sampai dengan tahun 1981, Kuwu Slamet menjabat sebagai Kuwu Puntang dan dilanjutkan oleh Kuwu R. Sukaca yang menjabat dari tahun 1981 sampai 1991. Kemudian pada awal tahun 90-an, Kuwu Kaliman, S. Sos memimpin Desa Puntang, yaitu dari tahun 1991 sampai tahun 2009. Beliau menjabat Kuwu selama 2 Periode dan beliau adalah Kuwu yang mengalami masa peralihan akhir abad 20 dan masa awal abad ke-21. Setelah masa jabatan Kuwu Kaliman, S.Sos yang menjabat selama 2 periode, Desa Puntang dipimpin oleh Kuwu Aripin, beliau menjabat dari tahun 2009 – 2015, dan kemudian Desa Puntang dipimpin oleh Kuwu H. Kartomo, yaitu pada tahun 2015 sampai dengan tahun 2021.
Periode pemilihan Kuwu berikutnya adalah pada tahun 2021. Calon yang diusung ada 3 (tiga) orang, diantaranya Ayat Faisal, S.Pd. Beliau adalah seorang guru pendidik di salah satu SD Negeri di Desa Puntang. Kemudian yang mencalonkan diri adalah Aripin. Beliau adalah mantan kuwu Puntang masa jabatan tahun 2009 sampai dengan 2015. Dan yang terakhir mencalonkan sebagai orang nomor 1 (satu) di Desa Puntang adalah Hj. Qoniatun Khoeriyah atau sering disapa Hj. Oton. Beliau adalah satu-satunya perempuan yang ikut serta dalam kontestasi politik pemilihan Kuwu Desa Puntang dengan latar belakang ibu rumah tanggan dan berprofesi sebagai petani.
Dalam proses pemilihan Kuwu Puntang pada tahun 2021, suara terbanyak dibandingkan dengan calon yang lainnya diraih oleh Hj. Qoniatun Khoeriyah. Dengan demikian beliau secara resmi menjadi Kuwu Puntang periode Tahun 2021 sampai dengan tahun 2026.
Seiring dengan berjalannya roda pemerintahan kepemimpinan Kuwu Hj. Qoniatun Khoeriyah, terjadi perubahan peratauran perundangan-undangan, yaitu Undang-undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dimana dalam pasal 39 ayat (1) berbunyi, “Kepala Desa memegang jabatan selama 8 (delapan) tahun terhitung sejak tanggal pelantikan”,
Perubahan Undang-undang tersebut di atas, mengisyaratkan bahwa Kuwu yang masa akhir jabatannya pada bulan Februari Tahun 2024, berdasarkan Undang-undang diperpanjang sampai dengan tahun 2029, karena adanya penambahan masa jabatan Kuwu selama 2 tahun, dari masa jabatan 6 tahun menjadi 8 tahun. Dengan demikian, Hj. Qoniatun Khoeriyah mendapat tambahan masa jabatan Kuwu dari tahun 2022 sampai dengan 2029. Beliau diangkat dan ditetapkan kembali menjadi Kuwu Puntang oleh Hj. Nina Agustina, SH, MH, CRA., selaku Bupati Indramayu.
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
3356
Populasi
3434
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
6790
3356
LAKI-LAKI
3434
PEREMPUAN
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
6790
TOTAL
Aparatur Desa
Kuwu
QONIATUN KHOERIYAH
Juru Tulis
RUDI HARTONO
Kaur Keuangan
MARCELLA AMELIA
Kaur Umum dan TU
CARSONO
Kaur Perencanaan
IKA ANITA
Kasi Pemerintahan
SATRIO BUDIHARJO
Kasi Kesejahteraan
DEDI JUNAEDI
Kasi Pelayanan
DODI TRIAMDA
Kepala Dusun I
FUAD SYAILENDRA NAHYAN AL DURA
Kepala Dusun II
MUHAMAD IMAN ANIF
Kepala Dusun III
SUNANTO
Desa Puntang
Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, 32
Hubungi Perangkat Desa untuk mendapatkan PIN
Masuk
Menu Kategori
Arsip Artikel
Agenda
Belum ada agenda terdata
Sinergi Program
Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 14 |
| Kemarin | : | 69 |
| Total | : | 17,195 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 216.73.216.85 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |


Kirim Komentar